Sambaliung — Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Berau, Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyelenggarakan seminar kesehatan bertajuk “Ibu Sehat, Generasi Hebat: Merawat Kehamilan dengan Cinta dan Ilmu”, yang dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025 di Kelurahan Sambaliung.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta dari kalangan Pasangan Usia Subur (PUS), Wanita Usia Subur (WUS), dan calon pengantin (Catin), dengan dukungan penuh dari Puskesmas Sambaliung dan Tim Kesga Dinas Kesehatan. Seminar bertujuan untuk memberikan edukasi menyeluruh mengenai pentingnya perawatan kehamilan, baik dari sisi fisik maupun emosional.
Dalam sambutannya, Lurah Sambaliung membuka kegiatan secara resmi dan menyampaikan dukungannya atas inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil.
Sebagai narasumber utama dari Tim Kesehatan Keluarga (Kesga), Ibu Siti Rufiah Salhah menyampaikan materi pentingnya pendekatan holistik dalam merawat kehamilan. Beliau menekankan bahwa cinta dan ilmu harus berjalan seiring: cinta memberikan ketenangan dan dukungan emosional, sedangkan ilmu membantu ibu menjalani kehamilan secara aman dan sehat berbasis bukti.
“Banyak ibu hamil masih belum mendapatkan informasi dan dukungan yang memadai. Lewat kegiatan ini, kita ingin agar setiap peserta memahami bahwa merawat kehamilan bukan hanya urusan fisik, tapi juga mental dan spiritual,” ujar Ibu Siti Rufiah.
Selain materi utama, seminar juga menyoroti peran penting suami dalam mendukung kehamilan, serta menghadirkan sesi panel diskusi interaktif. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menerapkan dan menyebarkan informasi yang mereka peroleh kepada lingkungan sekitar.
Seminar ini merupakan bagian dari program peningkatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi, khususnya di wilayah dengan tingkat kasus tinggi.








