Tanjung Redeb (17/6/2025) – Dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya kesehatan, UPTD Puskesmas Tanjung Redeb melaksanakan kegiatan Pembentukan Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah Kelurahan Sei Bedungun, Selasa (17/6).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Tanjung Redeb, Bapak Toto Marjito, yang dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif lintas sektor yang dilakukan oleh Puskesmas Tanjung Redeb. Ia menyampaikan bahwa keselamatan ibu dan anak bukan hanya menjadi urusan tenaga kesehatan, namun memerlukan keterlibatan dari seluruh elemen masyarakat.
Turut hadir mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Ibu Siti Rufiah Salhah dari Tim Kesehatan Keluarga. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya forum sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, kader, ketua RT, serta bidan, dalam mendukung program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K).
“Melalui forum ini, kita berharap adanya kesepahaman dan kerja sama yang nyata dalam menyiapkan persalinan yang aman bagi setiap ibu hamil, serta upaya responsif dalam menghadapi risiko kehamilan,” jelasnya.
Forum ini terbentuk sebagai respon atas kondisi angka kematian ibu dan bayi yang fluktuatif di wilayah Kabupaten Berau. Pada tahun 2024, tercatat 9 kasus kematian ibu di kabupaten, dengan 2 di antaranya berasal dari wilayah kerja Puskesmas Tanjung Redeb.
Kegiatan diikuti oleh Lurah Sei Bedungun, Ketua RT, Kader Posyandu, PKK Kelurahan, dan tenaga kesehatan. Seluruh peserta menyepakati rencana kerja forum yang mencakup edukasi, pendataan ibu hamil risiko tinggi, penyusunan rencana persalinan, serta evaluasi berkala.
Dengan terbentuknya Forum Peduli KIA, diharapkan terjadi peningkatan sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mewujudkan persalinan yang aman, serta mendorong pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sesuai target pembangunan berkelanjutan (SDGs).








