Berau, 20 Mei 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menggelar kegiatan On The Job Training (OJT) untuk penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya dokter, bidan, dan perawat yang bertugas di Puskesmas dengan kasus kematian ibu dan bayi baru lahir. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, dari tanggal 20 hingga 26 Mei 2025, berlokasi di RSUD Abdul Rivai.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar.
“Tenaga kesehatan di Puskesmas adalah garda terdepan dalam pelayanan ibu dan anak. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan teknis dan klinis yang mumpuni untuk mencegah risiko kematian ibu dan bayi baru lahir,” ujar Lamlay Sarie.
Dalam pembukaan tersebut, Kepala Dinas didampingi oleh jajaran manajemen RSUD Abdul Rivai yang mewakili Direktur RSUD. Pihak rumah sakit menyambut baik pelaksanaan OJT dan menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan kapasitas tenaga medis di tingkat pelayanan primer.
“Kami dari manajemen RSUD Abdul Rivai siap mendukung pelatihan ini. Kolaborasi antara rumah sakit dan Puskesmas menjadi kunci dalam penanganan kasus-kasus kritis maternal dan neonatal,” ujar perwakilan manajemen rumah sakit dalam sambutannya.

Pelatihan dimulai dengan pembekalan materi di ruang rapat RSUD Abdul Rivai, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di berbagai unit pelayanan, seperti ruang bersalin, ruang perinatologi, dan instalasi gawat darurat. Metode berbasis praktik ini diharapkan dapat memberi pengalaman klinis nyata bagi para peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap tenaga kesehatan di Puskesmas mampu memberikan respons cepat dan tepat terhadap kasus-kasus berisiko tinggi, guna menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.








