Tanjung Perengat, 4 Juni 2025 – Tim Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menjadi narasumber dalam kegiatan Program Genting yang diselenggarakan PT Pamapersada Nusantara Site BRCG bertajuk “Sosialisasi Kemandirian Pola Asuh melalui Bahan Lokal Menjadi Gizi Seimbang” di Tanjung Perengat, Kabupaten Berau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh gizi berbasis bahan pangan lokal untuk mencapai gizi seimbang.
Acara ini menghadirkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Suhartini, S.K.M., M.A.P., sebagai narasumber utama, didampingi oleh Suzan Elita, S.K.M., M.P.H., dan Eni Tusmiyati, Str.Gz., dari tim gizi Dinas Kesehatan Berau. Mereka memaparkan pentingnya memanfaatkan bahan pangan lokal, seperti ikan, sayuran, dan umbi-umbian, untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, khususnya anak-anak, guna mencegah masalah gizi seperti stunting dan malnutrisi.
Dalam pemaparannya, Suhartini menekankan bahwa pangan lokal memiliki nilai gizi tinggi dan lebih terjangkau, sehingga dapat menjadi solusi praktis untuk mendukung kemandirian pangan keluarga. “Dengan memanfaatkan bahan seperti pisang, singkong, atau ikan laut yang melimpah di Berau, kita bisa menyusun menu gizi seimbang yang mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga,” ujarnya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pola asuh yang memperhatikan asupan gizi sejak dini untuk membentuk generasi sehat dan produktif.

Suzan Elita, S.K.M., M.P.H., menambahkan bahwa edukasi gizi seimbang harus diimbangi dengan praktik langsung. “Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi yang disukai keluarga,” katanya. Sementara itu, Eni Tusmiyati, Str.Gz., memperkenalkan konsep “Isi Piringku” sebagai panduan sederhana untuk menyusun porsi makan yang mencakup karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral dari buah dan sayur.
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Tanjung Perengat, kader posyandu, dan perwakilan PT Pamapersada Nusantara Site BRCG. Sesi tanya jawab dan demonstrasi pengolahan pangan lokal turut memeriahkan acara, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan tim gizi. Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Pamapersada Nusantara untuk mendukung pemberdayaan masyarakat lokal melalui edukasi kesehatan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.
Peserta memberikan respons positif, dengan banyak ibu-ibu rumah tangga menyatakan kesiapan untuk menerapkan pola asuh gizi berbasis pangan lokal. “Kami jadi tahu cara memasak makanan sehat dari bahan yang ada di sekitar, seperti ikan dan sayuran lokal,” ujar salah satu peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kesadaran masyarakat Tanjung Perengat dalam menjaga gizi keluarga, sekaligus mendukung program nasional pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Berau dan PT Pamapersada Nusantara berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam kegiatan serupa guna menciptakan masyarakat Berau yang lebih sehat dan mandiri.








